Berita Headline Bumi Etam 

di Balikpapan, Gafatar jadi anggota FKOB

Leo Sukoco. (alfian tamzil/cahayakaltim.com)
Leo Sukoco. (alfian tamzil/cahayakaltim.com)

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang akhir akhir ini tengah menjadi sorotan rakyat Indonesia lantaran diduga sebagai kelompok aliran sesat, ternyata sudah 3 tahun berdiri di Kota Balikpapan.

Menurut ketua Forum Komunukasi Organisasi Masyarakat Balikpapan atau FKOB, Leo Sukoco mengatakan bahwa, Gafatar memang Sudah 3 tahun berdiri dan kegiatan mereka bukanlah kegiatan yang diindikasi berkaitan dengan terorisme.

“Pada waktu Gafatar Beroperasi di Balikpapan sejak 3 tahun lalu, kegiatan mereka hanyalah bercocok tanam. Yaitu untuk mencukupi ketahanan pangan saja,” kata Leo Sukoco kepada Cahaya Kaltim.

Lebih lanjut Leo mengatakan, para anggota Gafatar kala itu berjumlah sekitar 40 orang, yang rata-rata berusia 20 tahun hingga 40 tahun. “Ya, rata rata para anggota Gafatar itu dalam usia produktif,”.

Selama kurun waktu 3 tahun belakangan ini, mereka sering hadir dalam pertemuan pertemuan yang diadakan FKOB. Dan tak ada satupun yang menduga bahwa Gafatar adalah “aliran kiri”.

Sementara itu, menurut Leo Sukoco, keberadaan Gafatar  ini memang sudah tergabung di FKOB. “Namun setelah dichek di Kesbangpol Kota Balikpapan Gafatar ternyata belum memliki izin dari Kesbangpol Kota Balikpapan. “ujar Leo Sukoco, yang juga menjabat sebagai Ketua FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat.

Setelah 3 bulan bekangan ini, semua anggota Gafatar telah membubarkan diri  dan kantor seketariatnya sudah lama kosong.

“Saya beberapa kali menghungi para pengurus Gafatar, namun no HPnya sangat sulit dihubungi dan ada anggota Gafatar yang hp pengurus Gafatar yang sudah tidak aktif lagi,”. terang Leo Sukoco. (alfiantamzil)

 

Berita Terkait