Gelandang MU di tantang adu strategi Swissquote Red Zone

Red Zone

MANCHESTER, CAHAYAKALTIM.com – Minggu ini, Morgan Schneiderlin menantang teman satu timnya, pemain asal Perancis Jesse Lingard dalam tantangan ‘Box of Balls’.

Tantangan Red Zone yang diselenggarakan oleh Swissquote, sebuah perusahaan broker asal Swiss ini, menguji skill para gelandang Manchester United (MU) dalam pengambilan keputusan, kecepatan dan juga permainan bola.

Kelihaian keduanya dalam menghadapi tantangan ini dapat dilihat di video yang rilis pada tanggal 9 Oktober 2015 lalu, https://www.youtube.com/watch?v=IbLCpY-o1CY.

Dalam tantangan ini, Schneiderlin dan Lingard berlomba untuk mengeluaran lima buah bola emas secara cepat dalam sebuah kotak yang berisi penuh bola merah. SAda dua cara yang dapat digunakan.

Cara pertama, mencari bola emas dalam sekotak bola merah, dan cara yang kedua adalah dengan mengeluarkan semua bola dari dalam kotak. Schneiderlin yang memilih cara pertama. Ia pun harus mengakui keunggulan juniornya, Lingard, karena hanya berhasil mengeluarkan empat bola emas dari kotak.

“Pengambilan keputusan merupakan hal yang sangat penting bagi seorang pesepakbola. Dalam tantangan ini saya mengambil pilihan yang sulit karena saya tipe orang yang sangat menyukai tantangan. Saya sepertinya kurang beruntung, saya sempat berpikir memang hanya ada empat bola emas,” ujar Schneiderlin mengenai tantangan yang diberikan Swissquote ini.

Lingard pun mengakui tantangan ini lebih sulit daripada yang ia bayangkan. “Saya memilih cara yang lebih menyenangkan tapi ketika saya melakukannya tadi, saya pikir saya kehabisan waktu. Saya senang bisa menyelesaikan tantangan ini,” imbuhnya.

Sebagai perusahaan perdagangan finansial pertama yang menjadi mitra resmi Manchester United, selama musim 2015/2016 Red Zone akan menguji para pemain klub sepak bola tersebut termasuk David De Gea dan Chris Smalling dengan serangkaian tantangan yang akan mengukur kemampuan mereka dalam membuat keputusan di bawah tekanan.

“Para pemain MU harus membuat keputusan penting setiap kali mereka beraksi di lapangan. Dan kami ingin membawa kemampuan pengambilan keputusan itu ke dalam ujian ini,” tutur Marc Burki, CEO and Co-Founder dari Swissquote.

“Ini juga yang kami lakukan di Swissquote. Kami bangga bisa menyediakan saran terbaik untuk membantu klien kami mempuat keputusan yang baik,” pungkasnya. (adv/cindy)

Berita Terkait