Berita Headline Ekobis 

Genjot Perikanan, Indonesia Gandeng Norwegia

Perikanan

JAKARTA, Cahayakaltim.com– Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menjajaki kerjasama bilateral dengan pemerintah Norwegia dalam rangka meningkatkan kualitas perikanan Indonesia.

Untuk merealisasikan upaya tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dikabarkan masih berada di Oslo, ibukota Norwegia, untuk terus berdiskusi dengan Menteri Perikanan Norwegia, Elisabeth Aspaker.

Dari keterangan resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan, dalam diskusi yang berlangsung sejak 18-21 Agustus 2015 kedua negara menyepakati akan bekerjasama dalam hal pengembangan bidang Aquaculture, Sustainable Fisheries dan Illegal, hingga Unreported and Unregulated Fishing (IUUF) atau yang dikenal praktik Kejahatan Perikanan.

Tak hanya itu, kedua negara juga bersepakat dalam hal peningkatkan perdagangan ikan. Bahkan Menteri Aspaker menyatakan Indonesia perlu memanfaatkan fasilitas impor berupa bebas tarif nol persen untuk produk perikanan yang masuk ke Norwegia.


Bentuk Forum Konsultasi

Selain pengembangan di sektor perdagangan ikan, kedua negara juga sempat membahas ihwal wacana pembentukan Forum Konsultasi Bilateral di bidang perikanan yang merupakan tindak lanjut hasil pertemuan antara Menlu RI, Retno Marsudi dengan Menlu Norwegia, Borge Brende beberapa waktu lalu.

Dari hasil pertemuannya, Aspaker menegaskan Norwegia siap membangun kerja sama perikanan dengan Indonesia yang dipandang sebagai mitra ekonomi yang penting baik secara bilateral maupun dalam forum multilateral.

Di kesempatan berbeda, Menteri Susi juga kembali menegaskan bahwa pemerintah Indonesia akan berkomitmen untuk terus meningkatkan produk dan pengelolaan perikanan dengan tanggungjawab penuh.

“Kita menginginkan pelestarian laut yang lebih baik, akan tetapi pada saat yang sama menginginkan peningkatan produksi hasil laut,” ujar Susi seperti dikutip dari laman Kementerian Kelautan dan Perikanan. (cnn)

Berita Terkait