Berita Terkini Nasional 

HMI desak KPU transparan dalam Pilgub Kalteng

Ilustrasi
Ilustrasi

PALANGKA RAYA, cahayakaltim.com — Sekelompok mahasiswa di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menuntut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng, untuk bersikap independen dan transparan.

Tuntutan tersebut diungkapkan  mahasiswa yang mengatasnamakan diri mereka Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalteng dengan menggelar aksi demonstrasi di bundaran besar Kota Palangka Raya, Minggu (20/9/2015).

“Stop kampanye hitam. Stop tipu rakyat. Stop money politik. Pilkada bukan mencari untung.” Kata tersebut merupakan tulisan mahasiswa di beberapa poster.

Menurut majelis pengawas konsultasi HMI Kalteng, yang juga koordinator demo,  Iskandar mengatakan KPU agar meningkatkan sosialisasi untuk memperkenalkan para calon dalam sisi visi dan misi.

“Yang kami harapkan calon Gubernur Kalteng bisa menawarkan  berbagai program segar untuk mengatasi berbagai persoalan ekonomi, sosial, politik, budaya dan lingkungan di Kalimantan Tengah,  tidak melakukan black campain atau isu berbau sara yang dapat menyebabkan keresahan masyarakat, dan bersama-sama menjaga aman damai dan nyamannya proses Pilkada Kalimantan Tengah tahun 2015, ” kata Iskandar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah KPU menolak kegiatan dialog politik yang diselenggarakan oleh HMI yang berencana akan bekerjasama dengan KPU dengan menghadirkan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Kalteng.

Akibatnya, HMI membatalkan seluruh undangan  yang telah tersebar ke masyarakat sehingga HMI mengalami kerugian secara materil. (billah w)

Berita Terkait