Balikpapan Berita Headline Berita Terkini 

Indikasi pemenang tender pengadaan penerangan jalan Rp 14 miliar bermasalah

PT DTKP adukan panitia lelang ke Polda dan KPK

 

Solar cellBALIKPAPAN, Cahayakaltim.com– pemenang Lelang tender pengadaan secara elektronik berupa pengadaan barang dan jasa penerangan lampu jalan umum (PJU) tenaga surya atau solar cell, yang dilakukan Layanan Pengadaan Secara Elektronin (LPSE) Pemkot Balikpapan 31 juli – 6 Agustus 2015 senilai Rp 14,8 Miliar, diindikasi bermasalah.

Dugaan permasalahan tersebut setelah pihak panitia penyelenggara lelang melalui online atau LPSE, menjadikan PT Bumi Indah Berkah (BIB) sebagai pemenangnya tanpa mengikuti prosedur yang diatur dalam Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik.

Menurut Manager Pelaksana PT Daya Teknik Kaltim Pratama (DTKP), Novri Supiatman, adanya kejanggalang dalam prosedur lelang oleh panitia LPSE diketahui setelah pengumuman pemenang tender tanpa dilakukan evaluasi atau pemberitahuan terlebih dahulu kepada peserta lelang.

“Proyek ini diikuti 8 perusahan penyedia barang dan jasa termasuk kami. Awalnya, kami pada posisi pertama dengan mengungguli 7 perusahan lain soal penawaran harga terendah. Kami menawarkan Rp 13,4 Miliar. Tapi tiba-tiba panitia mengumumkan kalau pemenangnya adalah perusahan yang berada pada posisi ke 5 dengan penawaran 14 miliar,” kata Novri, kepada Cahayakaltim.com di Balikpapan, Jumat, (7/8/2015) siang.

Kejanggalan lain menurut Novri server LPSE pada posisi PT DTKP di peringkat pertama sekitar pukul 12.00 Wita tanggal 5 Agustus 2015 tak bisa di akses atau erorr. Namun beberapa belas jam kemudian server hidup dan perubahannya cukup mengejutkan.

“Kami tak merasa mengubah atau mengajukan perubahan harga. Tapi setelah server LPSE hidup, harga kami di turunkan. Begitu juga dengan 2 perusahan berurutan dibawah kami dan beberapa detik kemudian tampilan LPSE berubah dan sudah memunculkan hasil evaluasi dan memenangkan perusahan urutan 5 sebagai pemenang tendernya,” ungkap Novri.

“Sekarang sudah tahap sanggahan. Kami juga akan melakukan prosedur tersebut sekaligus mengadukan hal ini ke Polda dan KPK,” tambah Novri.

 

Lelang LPSE sudah prosedur

 

Staf Panitia Lelang pengadaan PJU tenaga surya Balikpapan ini, Evi Mediastuti, mengatakan prosedur lelang tender tersebut sudah berjalan sesuai prosedur dan pemenangnya sudah di umumkan.

“Semua prosedur sudah kami lakukan dan semua secara transparan serta langsung di upload secara online di LPSEbalikpapan.go.id. disana bisa dilihat secara terbuka,” kata Evi, ditemuo Cahayakaltim.com di ruang kerjanya kantor LPSE Pemkot Balikpapan.

Dijelaskan juga bahwa tahapan dalam pelaksanaan lelang tender ini dilakukan sesuai dengan prosedur.

“Saat ini sudah masuk dalam tahap sanggahan. Dimana tahapan ini bila ada peserta lelang yang merasa keberatan bisa dilakukan dalam tahapan sanggahan. Masa sanggah ini dibuka selama 5 hari atau mulai tanggal 6 – 11 Agustus 2015,” kata Evi.

Dia juga menjelaskan bahwa, sebelum pengumuman sudah dilakukan evaluasi terhadap semua perusahaan yang menjadi peserta lelang.

“Tahapan evaluasi ini untuk memeriksa semua dokumen perusahaan. Bila ada yang kurang maka kekurangan itu akan di umumkan secara online,” jelas Evi.

Menanggapi langkah PT DTKP akan mengambil jalur hukum, Evi mengatakan seharusnya pihak DTKP dalam forum secara online mengajukannya ke Lembaga Kebijakan pengadaan pemerintah dan ijin terlebih dahulu ke bagian pengadaan. (michael)

 

Berita Terkait