Berita Terkini Ekobis 

Ke Jeddah,  warga Kaltim sekarang bisa terbang langsung dari Balikpapan

ist
ist

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com – Upaya Garuda Indonesia dalam memperluas jaringan penerbangannya di rute internasional, serta untuk memenuhi kebutuhan para pengguna jasa, khususnya di wilayah Kalimantan dan sekitarnya, akan layanan penerbangan langsung ke Jeddah untuk melaksanakan ibadah Umroh maupun perjalanan bisnis, maskapai penerbangan Garuda Indonesia pada pada Rabu (2/12/2015) secara resmi mengoperasikan layanan penerbangan Balikpapan – Jeddah (pp).

Peresmian rute penerbangan Balikpapan – Jeddah via Medan tersebut dilaksanakan secara bersama-sama oleh Direktur Tenik dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia, Iwan Joeniarto dan Walikota Balikpapan, Rizal Effendi di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan.

Rute penerbangan Balikapapan – Jeddah tersebut dilayani Garuda sebanyak 3 (tiga) kali dalam seminggu, yakni hari Rabu, Jumat dan Minggu dengan menggunakan pesawat berbadan lebar “wide-body” Airbus A330-300 berkapasitas 348 penumpang (all economy class).

Penerbangan Balikpapan – Jeddah tersebut akan melakukan pemberhentian di Bandara Kualanamu, Medan untuk melakukan refueling dan kemudian langsung melanjutkan penerbangan menuju Jeddah.

Penerbangan Balikpapan-Jeddah GA 988 berangkat dari Balikpapan pukul 06.40 LT dan tiba di Jeddah pada pukul 08.00 LT, kemudian penerbangan Jeddah-Balikpapan dilayani dengan pesawat GA 989 yang berangkat dari Jeddah pukul 09.30 LT dan tiba di Balikpapan pada pukul 06.10 LT.

Dalam sambutannya, Direktur Teknik dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia Iwan Joeniarto mengungkapkan, dalam mengantisipasi peningkatan pasar penerbangan umrah dan Haji.

“Saat ini kami telah melakukan rekonfigurasi kabin enam pesawat Airbus A330-300 yang semula memiliki kapasitas 257 kursi dalam dua kelas (42 kursi kelas bisnis dan 215 kursi kelas ekonomi) menjadi konfigurasi kabin satu kelas dengan total 348 kursi kelas ekonomi, yang nantinya juga akan digunakan pada penerbangan Balikpapan-Jeddah ini”, ungkap Iwan.

Seiring dengan semakin meningkatnya jumlah penumpang untuk penerbangan haji dan umrah di Kalimantan Timur yang diperkirakan mencapai lebih dari 15 ribu penumpang pada akhir tahun 2015, kami optimis dapat memaksimalkan potensi pasar tersebut, khususnya melalui rute Balikpapan – Jeddah.

Iwan menambahkan, dengan potensi pasar yang masih terbuka lebar, sekitar 15 ribu penumpang di wilayah Kalimantan, kami menargetkan pada akhir tahun 2016 dapat menguasai 80 persen segmen pasar penerbangan haji dan umrah di Kalimantan.

Penerbangan Balikpapan – Jeddah ini diharapkan juga dapat memberikan pilihan yang beragam kepada pengguna jasa yang berasal dari Balikpapan dan sekitarnya yang ingin melakukan penerbangan ke Jeddah, tanpa harus melakukan transit di kota lain sehingga menjadi solusi bagi kota – kota di Pulau Kalimantan seperti Banjarmasin, Berau, Tarakan, Pontianak dan Palangkaraya.

Dengan dibukanya penerbangan langsung ke Jeddah tersebut, saat ini Garuda Indonesia telah melayani penerbangan ke Jeddah melalui lima kota besar di Indonesia, antara lain dari Jakarta dengan frekuensi 13 kali seminggu, Surabaya empat kali seminggu, Makassar tiga kali seminggu, Medan tiga kali seminggu, dan nantinya Balikpapan dengan frekuensi penerbangan sebanyak 3 kali seminggu.

Garuda Indonesia saat ini melayani 75 destinasi di seluruh dunia dan berbagai daerah di Indonesia. Dengan jumlah penerbangan mencapai 600 penerbangan per hari dan jumlah armada yang dioperasikan mencapai 169 armada (dengan rata-rata usia 4,5 tahun). (adv/mick)

Berita Terkait