Kodam Mulawaran 

Kodam VI Mulawarman bakal buka 10.135 hekter sawah

(alfian tamzil/cahayakaltim.com)
(alfian tamzil/cahayakaltim.com)

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Demi mengantisipasi rawan pangan serta memenuhi kebutuhan pangan, Kodam VI Mulawarman bakal mencetak sawah di Bumi Etam ini.

Sawah tersebut menurut rencana seluas 10.135 hektar. Lahan seluas itu akan dilakukan di tiga Provinsi di Kalimantan, diantaranya Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara.

Hal tersebut diungkapkan Pangdam VI Mulawarnan Mayjen TNI Benny Indra Pujihasatono, dalam rapat Kordinasi Rencana Pelaksanaan Cetak Sawah tahun anggaran 2016 yang dilaksanakan di ruang Yudha Makodan VI Mulawarman, Senin (15/2/2016).

“Pencetakan sawah baru menjadi salah satu program penting di kementrian pertanian dalam upaya meningkatkan produksi beras secara nasional,” ujar Benny Indra.

Ia juga berpesan agar dalam rakor ini untuk menyamakan visi dan misi dalam mencapai tujuan dan keinginan bersama antara pemerintah pusat dan daerah agar secara terpadu dapat melaksanakan program ini.

“Dalam rakor ini saya berharap agar segera membuat rencana pelaksanaan kegiatan cetak di sawah di wilayah Kodam VI Mulawarman yang meliputi penggunaan anggaran administrasi kegiatan, pengendalian dan pengawasan yang dipertanggungjawabkan, agar pelaksanaan kegiatan ini dapat mencapai sasaran,” pesan jenderal bintang dua tersebut.

Hadir pada acara rakor tersebut Ketua Pengawas Cetak Sawah Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementrian RI Geloria Merry Karolinan, para asisten, kabalak, para dandim serta danramil serta kepala dinas pertanian dari berbagai wilayah yang ada di Kaltim, Kalsel dan Kaltara.

Pencetakan sawah ini sesuai dengan kontrak kerjasama dan kontrak cetak sawah antara TNI Angkatan Darat dengan Kementrian Pertanian RI yang dilakukan pada 4 Januari 2016 yang lalu.

Rapat ini sengaja dilakukan guna merealisasikan program cetak sawah baru dengan adanya kerjasama terpadu antara pemerintah provinsi maupun Pemerintah daerah kepada TNI AD.

Di mana fungsi keberadaan TNI Di sini sangat penting sebab dengan adanya prajurit yang ditugasi sebagai Babinsa di berbagai kecamatan, yang tahu persis kondisi di daerah tempat tugasnya. (alfiantamzil)

Berita Terkait