Berita Headline Berita Terkini Politik 

KPU Balikpapan Rekrut Calon Anggota PPK

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com – Beberapa waktu lalu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan telah melaksanakan verifikasi dan klarifikasi calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Dilakukannya verifikasi calon anggota PPK ini berdasarkan putusan Mahkamah Kontitusi, yang menyatakan ada penambahan jumlah anggota PPK.

Penambahan jumlah anggota PPK tersebut yaitu, yang pada awalnya 3 orang saja, bertambah 2 orang. Maka kini jumlahnya menjadi 5 orang. Menurut Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha, jumlah peserta yang mengikuti seleksi ini 17 orang.

Mereka sebelumnya pernah menjadi anggota PPK dan masuk ranking 10 besar saat perekrutan pada Pilgub Kaltim lalu. “Dahulu anggota PPK itu berjumlah 5 orang. Namun setelah terbit Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 yang mengatakan bahwa anggotab PPK itu hanya 3 orang,” katanya.

Kemudian dilakukan evaluasi, dari lima itu dilakukan eliminasi dua orang. “Nah, setelah jadi tiga, Undang Undang ini oleh beberapa pihak itu di yudisial review dan digugat ke MK,” imbuh Noor Thoha.

Gugatan itu isinya agar jumlah anggota PPK yang tadinya 3 orang itu dikembalikan menjadi 5 orang. Gugatan tersebut lantas dikabulkan oleh MK. Atas dasar putusan MK maka KPU RI menerbitkan Surat Edaran yang meminta KPU Kabupaten/ Kota untuk melakukan rekruitmen ulang menggenapi yang sebelumnya dikurangi.

“Caranya bagaimana, yang pertama adalah yang dua tereleminasir pada Pilgub Kaltim yang lalu dipanggil lagi. Kemudian ditambah lagi 5 orang yang masuk kategori sepuluh besar, yang limanya dipangil lagi. Jadi 7 orang perkecamatan yang kami wawancara,” jelasnya.

Dari 7 orang yang diwawancarai, KPU menanyakan apakah masih bersedia atau masihkah memenuhi syarat. “Nah, ketika tujuh orang ini menyatakan bersedia dan memenuhi syarat, maka bisa dilakukan adalah tes ulang lagi. Yang meliputi tes wawancara, pengetahuan tentang pemilu, sikapnya, atitudenya dan lain sebagainya yang terkait dengan kepemiluan,” ujar Noor Thoha.

Dua hari Sebelum KPU melakukan test wawancara ini, mereka telah menghubungi 7 orang tersebut di masing-masing 6 kecamatan melalui telepon. Ini dilakukan guna menawarkan kepada mereka apakah masih bersedia menjadi anggota PPK pada Pemilu 2019.

Namun, saat dilakukan seleksi, di hari pertama hanya ada 8 yang hadir untuk mengikuti seleksi. Kemudian selanjutnya hanya ada 9 orang yang hadir untuk mengikuti tes wawancara. “Berdasarkan yang hadir ini, rupanya masing-masing kecamatan ada yang hadir dua orang saja, ada yang tiga orang, 4 orang bahkan ada yang satu orang saja,” imbuhnya.

Jika pada seleksi wawancara ini, masih ada kekurangan, maka KPU Kota Balikpapan akan mengambil dari luar. “Bisa saja kami nanti mengambil dari kalangan akademisi, praktisi hukum atau sosial atau lembaga profesi. Kita lihat saja nanti,” tutup Thoha. (*)

Penulis : Echi

Editor : Michael M

Berita Terkait