Balikpapan Wisata 

Mangrove center Balikpapan wisata edukatif

IMG_20140731_180524

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Balikpapan, Cahayakaltim.com — Hamparan bakau primer di Mangrove Center Balikpapan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur semakin diminati wisatawan. Kawasan konservasi yang ditetapkan Pemkot Balikpapan tahun 2010 lalu itu, menjawab solusi kebutuhan tempat wisata  edukatif.

Daya tarik utama kawasan yang letaknya di ujung Perumahan Graha Indah Kariangau itu adalah, wisatawan  bisa menyusuri Sungai Somber sembari naik perahu kayu bermesin tempel. Menikmati pepohonan bakau primer yang hijau. Dan bekantan, primata satwa endemis di situ.

“Makin banyak wisatawan yang datang kemari, baik domestic maupun mancanegara. Banyak juga peneliti, mahasiswa, siswa, pemda-pemda,  pejabat dari Jakarta, juga warga,” kata ketua Mangrove Center Balikpapan, Agus Bei.

Kawasan seluas 150 hektar itu kian menyita perhatian wisatawan. Setiap akhir pekan, dapat dipastikan Agus Bei dan warga yang terlibat mengelola kawasan itu, sibuk menerima tamu. Kadang Agus Bei sendiri yang mengantar tamunya berkeliling.

Cristiana Ida, warga Yogyakarta, menyatakan terkesan. “Tempat ini bagus sekali. Apalagi bisa lihat bekantan di habitat aslinya,” kata Ida, ibu rumah tangga yang juga wirausahawati ini. Dia ke Balikpapan bersama suami dan dua anaknya.

Mangrove Center Balikpapan diawali dari keresahan Agus Bei, yang juga ketua RT setempat itu tahun 2000-an lalu. Saat itu dia pindah ke perumahan Graha Indah ini, dan jengkel ketika bakau di depan rumahnya dibabat untuk kegiatan tambak.

Akhirnya Agus Bei menanami bakau satu batang demi satu batang. Warga pun perlahan memberikan tanggapan bagus dan kini Agus Bei mengordinasi Mangrove Center Balikpapan. (Atha Nalurita)

Berita Terkait