Balikpapan 

Mesjid Polres Balikpapan ‘dipindahkan’

(alfian tamzil/cahayakaltim.com)
(alfian tamzil/cahayakaltim.com)

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com– Proses pembangunan gedung baru Polres Balikpapan membuat semua bangunan yang berada di komplek dihancurkan, termasuk sebuah Mesjid.

“Hampir semua bangunan di semua bangunan dihancurkan termasuk Mesjid. Namun tempat ibadah harus ada. untuk itu akan dibangun kembali di tempat yang berbeda di dalm kompleks Polres Balikpapan. kata Kabagops Polres Balikpapan Komisaris Polisi Eko Alamsyah SH, kepada cahayakaltim.com, Kamis (18/2/2016)

Pembangunan masjid ini membutuhkan dana sebesar 2,8 miliard rupiah dan saat ini sudah terkumpul hampir senilai itu.

“Ini bukan dana sungguhan yang sudah ada, namun dana para donatur yang berkomitmen yang siap menyumbang, nilainya jika dijumlahkan sudah mencapai 2,7 miliard rupiah,” ujar Eko Alamsyah.

Pembangunan masjid ini diprediksi tidak memakan waktu yang lama.

Sebab dana untuk membangun masjid sudah jelas. Sehingga tinggal melakukan pengerjaannya saja.

Menurut Eko, rencananya pada bulan Ramadan ini masjid sudah bisa digunakan. Kendati tidak selesai secara keseluruhan.

“Insya Allah bulan puasa ini sudah bisa digunakan. Walau seratus persen belum tuntas, namun bangunannya bisa digunakan untuk shalat,” ujarnya pada cahayakaltim.com.

Pembangunan masjid secara swadaya ini dibangun berkat adanya donasi dari beberapa pengusaha yang ada di Balikpapan.

Para pengusaha ini berhasil mengumpulkan dana sebesar 2,7 miliard rupiah. Dan tinggal mencari kekurangannya saja sebesar Rp 100 juta.

“Insya Allah masjid ini akan terbangun sesuai dengan yang direncanakan. Kan para donatur sudah jelas komitmennya, tinggal realisasinya saja,” ujar Eko lagi.(alfiantamzil)

Berita Terkait