Berita Headline Ekobis 

Pertamina sediakan Tangki khusus Pertalite untuk Balikpapan dan Paser

ist

 

ist
ist

ist

Pertamina menempatkan tangki khusus pertalite itu di Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) di Balikpapan. “Pengirimannya sekarang dari sini untuk Balikpapan sekitarnya, hingga PPU dan Paser,” kata Retail Fuel Marketing Manager Pertamina Wilayah Pemasaran (Marketing Operation Region/MOR) VI, Asep Wicaksono, Rabu (21/10/2015).

Penjualan varian terbaru dari Pertamina ini di pasar Balikpapan dan sekitarnya menembus 20.000 liter per hari. Angka penjualan pertalite itu baru dari 6 SPBU dan 1 APMS dari 19 SPBU dan 7 APMS di tiga kota.

Asep mengungkap, Pertamina berencana semua SPBU dan APMS bisa menjual pertalite nantinya. Karenanya, kini mereka memerlukan tangki di Balikpapan. “Dengan target penjualan 50.000 per hari di akhir 2015,” kata Asep.

Dengan menempatkan tangki khusus pertalite di Balikpapan, pengirimannya tidak lagi bergantung pada Samarinda. Tidak hanya itu, Asep mengatakan, pihaknya kini juga mampu mengolah sendiri pertalite di tempat.

“(Saat ini) diolah sendiri dan sudah berlangsung sejak satu minggu ini di depot. Produksinya sesuai kebutuhan saja, yakni memenuhi 500 kilo liter itu. Tidak ada (tambahan fasilitas produksi). Hanya dengan penambahan adiktif tertentu,” kata Asep.

Pertamina meluncurkan pertalite pada 4 September 2015 lalu di Balikpapan, menyusul 7 September 2015 di Samarinda. Saat itu, rata-rata penjualan normal premium di Balikpapan hingga Paser di kisaran 15.000 kilo liter per bulan atau 1.000 kilo liter per hari.

Kehadiran varian baru BBM ini rupanya mulai menggerus perlahan pelanggan premium. “Lebih dari 5 persen (dari pelanggan premium itu) mulai beralih ke pertalite untuk saat ini,” kata Asep.

Pertalite rupanya mencuri perhatian di daerah lain. Sales Executif Pertamina, Sonny Igro, mengatakan, seperti di Kalsel saja sudah mencapai 60.000 liter per hari. “Sedangkan Kaltim yang terdiri dari Balikpapan dan Samarinda saja 40.000 liter per hari. Lagipula SPBU di Banjarmasin juga lebih banyak,” kata Sonny.

Pertamina terus melebarkan penjualan pertalite di Kalimantan saat ini. Agresif, Pertamina rencananya akan meluncurkan perdana pertalite bagi masyarakat di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 27 Oktober 2015 mendatang.

Pertalite, varian BBM baru dari Pertamina, mengandalkan RON 90, ukuran BBM yang digadang lebih baik dari premium. Di banyak negara RON 90 ke bawah sudah ditinggalkan, sedangkan di Indonesia masih diproduksi dalam varian premium.

Pertamina memiliki varian pertamax saja yang memiliki RON 92 ke atas, namun dengan harga yang terpaut jauh lebih mahal ketimbang pertalite apalagi premium. Premium pun jadi tak tergoyahkan.

Riset Pertamina akhirnya menemukan BBM jenis baru dengan RON90 dengan harga jual yang lebih murah dari pertamax. Alhasil, pertalite pun mencuri pelanggan premium sejak penjualan perdananya. (dj zebua)

Berita Terkait