Sport 

Real dan Atletico Madrid diganjar hukuman

AP
AP

CAHAYAKALTIM.com–Dua klub asal ibu kota Spanyol, Real Madrid dan Atletico Madrid, diganjar hukuman larangan mendaftarkan pemain baru pada dua jendela transfer mendatang, yaitu Juli-Agustus 2016 dan Januari 2017.
Menurut situs bbcindonesia.com, Hukuman tersebut dijatuhkan badan sepak bola dunia, FIFA, lantaran Real dan Atletico melanggar aturan mengenai transfer pemain belia di bawah usia 18 tahun.
Selain dilarang mendaftarkan pemain baru dalam dua musim transfer mendatang, kedua klub dikenai denda. Atletico didenda 900.000 franc Swiss (Rp12,4 miliar), sedangkan Real diminta membayar 360.000 franc Swiss (Rp4,9 miliar).
Direktur Real Madrid, Jose Angel Sanchez, menilai hukuman tersebut ‘sama sekali tidak bisa dibenarkan’ dan ‘benar-benar tak disangka’. Sanchez mengatakan dirinya punya ‘harapan besar’ dalam upaya banding.
Adapun Atletico mengeluarkan pernyataan, “Klub kami tidak sepakat dengan sanksi dari badan sepak bola internasional dan akan mempelajari semua dokumen yang telah kami terima untuk mengajukan banding.”
Hukuman yang dijatuhkan pada Real Madrid dan Atletico Madrid pernah dialami Barcelona pada April 2014 karena pelanggaran serupa. Namun, hukuman tersebut tidak menghentikan Barcelona dalam merekrut pemain, kendati tak bisa langsung memainkannya.
Azulgrana—julukan FC Barcelona—justru menggaet Arda Turan and Aleix Vidal pada musim panas 2015, meski keduanya tidak bisa dimainkan sampai dibukanya jendela transfer sekarang ini.
Hukuman FIFA terhadap Real Madrid, menurut Simon Stone, selaku wartawan olahraga BBC, bakal menghambat perburuan pemain baru. Kalaupun El Real—julukan Real Madrid—merekrut kiper David de Gea atau striker Sergio Aguero, keduanya tidak bisa bermain sampai musim 2017/2018.
Begitu pula jika Real Madrid ingin menjual pemain lama, semisal Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale. “Real paham bahwa mereka tidak bisa mendatangkan pengganti mereka dan langsung memainkanya,” kata Stone. (bbcindonesia)

Berita Terkait