September 28, 2020

cahayakaltim.com

Jernih Inspiratif

Sidang Konsinyasi Ganti Rugi Jalan Tol Seksi 1 Balikpapan Tuntas

 

 

CAHAYAKALTIM.COM, Balikpapan – Persoalan pembebasan lahan milik warga untuk pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Seksi 1 di kawasan Hutan Lindung Katang Joang Balikpapan Utara kini telah tuntas.

Seluruhnya kini telah menjalani putusan penetapan konsinyasi dana ganti rugi di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan dan selanjutnya lahan tersebut dikuasai negara secara legal.

Sidang yang di pimpin oleh Hakim Bambang Trianggono SH dengan paniteranya Didi Budiarjo, SH yang di saksikan langsung Oleh Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim yang diwakili oleh Sekretaris, Herry Pariadi. Sidang digelar Jumat 7 Agustus 2020 tersebut dihadiri oleh seluruh warga yang terkena dampak jalan Tol seksi 1.
Sidang terakhir dengan agenda Pengesahan penitipan dana ganti rugi jalan Tol Balsam tersebut atas 38 perkara konsinyasi ganti rugi lahan milik warga pribadi yang masih tersisa.

Humas PN Balikpapan, Arif Wisaksono SH. (foto: Michael M/cahayakaltim.com)

“Seluruhnya sudah dilakukan sidang konainyasi. Dan hasilnya digerima dengan baik dan berjalan lancar” kata Humas PN Balikpapan, Arif Wisaksono SH, Jumat (7/8/2020),

Proses jalannya sidang konsinyasi ini berlangsung tertib dengan menjalani prosedur dan protap Kesehatan mencegah penyebaran Covid-19.

Sementara itu, menurut Pangeran salah satu warga yang lahannya terkena dampak pembangunan jalan tol ini, merasa senang dengan pengesahan Hakim dalam sidang konsinyasi ini.

“Kami menerima dengan lapang dada apa yang sudah dilutuskan dalam sidang ini. Dimana permintaan yang menjadi hak ganti rugi lahan milik kami dipenuhi. Kini tahap selanjutnya kami tinggal menunggu proses pembayarannya. Jadi masih ada beberapa tahapan lagi seperti, kami harua menunggu salinan Putusan lalu ke Badan Pertanahan Nasional untuk menunggu rekomendasi pembayaran dan kembali Ke PN Balikpapan lagi untuk prosea pembayarannya,” kata Pangeran, usai menjalani sidang konsinyasi, Siang.

Untuk diketahui, sedikitnya 47 warga terdampak pembangunan jalan Tol Balsam di Seksi I masih berharap kejelasan ganti rugi lahan mereka yang sejak ditetapkan proyek pertama jalan tol Kaltim itu di mulai.

Dari 41 bidang yang dituntut warga, baru 2 bidang yang terbayar, sedangkan sisanya 39 bidang hingga saat ini belum tuntas. Padahal semua berkas dan administrasi serta koordinasi dengan para instansi teerkait sudah mereka dapatkan.

Semua tahapan Clear and Clean dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Balikpapan sudah kami dapatkan. Sehingga pada Tahun 2019, 2 bidang terbayarkan, namun sejak saat ini 39 Bidang belum juga ada kejelasan.

Lokasi 39 Bidang lahan milik warga ini berlokasi di Seksi I atau di sekitatan kawasan KM 18 hingga ke perbatasan Samboja. Lahan tersebut juga pada tahun 1996 ditetapkan Pemerintah sebagai kawasan Hutan Lindung.

Posts Grid

%d blogger menyukai ini: