Kodam Mulawaran 

Tak mudah jadi pasukan Garuda

Brigjen TNI AM Putranto. (alfian tamzil/cahayakaltim.com)
Brigjen TNI AM Putranto. (alfian tamzil/cahayakaltim.com)

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Menjadi prajurit yang ditugaskan di luar negeri, tentu saja jadi kebanggaan tersendiri bagi semua orang, termasuk prajurit TNI. Sebab misi ini membawa nama bangsa dan negara.

Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP), Brigjen TNI AM Putranto mengatakan kepada semua prajurit yang hendak diberangkatkan ini, bahwa mereka adalah prajurit pilihan.

“Tidak mudah untuk mengikuti tes untuk bergabung di pasukan Garuda. Ujiannya sangat sulit. Untuk itu kalian adalah prajurit prajurit pilihan, yang berhasil diterima menjadi pasukan Garuda di bawah naungan United Nation setelah kalian bergabung dengan mereka di Sudan. Ingat itu, kalian prajurit pilihan, jaga nama baik Indonesia di sana,” ujarnya di hadapan para prajurit.

Lebih lanjut AM Putranto menyebutkan, sebenarnya ada 16 misi perdamaian yang akan dilaksanakan. Namun hanya 9 misi  perdamaian yang menjadi perhatian serius oleh TNI.

Seperti Lebanon, Sudan serta negara negara lain yang sedang bersengketa turut menjadi perhatian serius bagi United Nation dan Tentara Nasional Indonesia.

Para prajurit pasukan perdamaian ini, nantinya akan bertugas selama satu tahun lamanya. Namun, perjuangan serta pengorbanan yang dilakukan eleh setiap pasukan tersebut tentulah akan dihargai.

“Ya, kami akan memberikan medali kepada prajurit setelah menjalankan misi perdamaian di Sudan,” ujar jenderal berbintang satu ini kepada cahayakaltim.com. (alfiantamzil).

Berita Terkait