Berita Headline Bumi Etam 

Tanggul tambang jebol, dua rumah warga hanyut

ist
ist

SAMARINDA, CAHAYAKALTIM.com—Tanggul milik salah satu perusahan tambang yakni PT Transisi Energi Satunama (TES) yang beroperasi di Jalan Padat Karya, Sungai Kunjang, Samarinda, Kamis (16/12/2015) pukul 03.00 Wita dini hari, jebol. Akibatnya rumah warga tergenang bahkan 2 unit rumah hanyut sejauh 70 meter.

Koordinator JATAM Kaltim, Merah Johansyah mengatakan, kawasan jebolnya tanggul ini merupakan kawasan areal reklamasi yang tidak sempurna, yang dilakukan oleh PT.TES setelah sebelumnya menambang dilokasi tersebut.

“Urukan lubang yang dilakukan oleh PT.TES membuat aliran air tidak dapat memasuki aliran sungai yang sebenarnya, sehingga aliran air membuat jalurnya sendiri yang membuat rumah warga selalu kebanjiran,” kata Merah.

ist
ist

Dijelaskan Merah bahwa, tanggul ini jebol akibat dari tergerusnya badan tanggul yang menutup aliran air, lokasi tersebut berjarak ±20 meter dari rumah warga diukur dari rumah warga terdekat dengan tanggul dan ketinggian tanggul yang jebol ±8 meter dengan lebar 6 meter.

Akibat tanggul yang jebol mengakibatkan dua rumah warga terbawa air sejauh 70 meter rata dengan tanah yang membawa material lumpur berpasir. Seluruh barang serta seisi rumah terbawa oleh air. Tidak hanya itu, akibat jebolnya tanggul mengakibatkan jatuh korban jiwa seorang ibu berusia ±40tahun.

Merah menjelaskan, berdasarkan kejadian jebolnya tanggul tersebut diduga terdapat Pelanggaran UU 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) Pasal 98 yang isinya ‘akibat perbuatan perusahaan yang menyebabkan kerusakan lingkungan hidup mengakibatkan hilangnya nyawa manusia’, maka Perusahaan Tambang PT. TES dapat diganjar Pidana Lingkungan Hidup

“Begitu juga dengan “Pengawas dan Pejabat yang bertanggungjawab atas kelalaiannya sehingga terjadi Kerusakan Lingkungan Hidup yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia” juga dapat diganjar Pidana Lingkungan Hidup,” terang Merah.

Dari Catatan JATAM Kaltim Maka genap sebulan ini, PT Transisi Energi Satunama telah mengakibatkan hilangnya 2 nyawa, 1 nyawa anak-anak tewas di lubang bekas tambang batubara mereka di Lok Bahu kini Jebolnya tanggul Milik Perusahaan Tambang ini juga menyebabkan 1 nyawa lagi warga melayang.

“Lengkap sudah catatan hitam perusahaan nakal ini, JATAM Mendesak Gubernur Kaltim dan Distamben Kaltim Stop Perpanjangan Ijin Usaha PT Transisi Energi Satunama, Melakukan Blacklist dan Mempidanakan Perusahaan Jahat ini,” tegas Merah. (jtm/michael)

 

Berita Terkait