Kodam Mulawaran 

Tim Gultor Kodam VI tembak mati dua teroris

Tim Jihandak dengan pakaian khusus ketika hendak menjinakkan bom. (alfian tamzil/cahayakaltim.com)
Tim Jihandak dengan pakaian khusus ketika hendak menjinakkan bom. (alfian tamzil/cahayakaltim.com)

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Tim Penanggulangan Teroris (Gultor) 600 Raider kembali unjuk gigi dengan melakukan simulasi penumpasan aksi terorisme.

Simulasi yang dilakukan di kantor Paldam VI Mulawarman ini begitu singkat.  Simulasi tersebut sempat terjadi aksi saling tembak menembak. Suara desingan senjata saling bersautan, membuat situasi semakin mencekam. 

Pada simulasi tersebut dua anggota teroris “tewas” di tempat. Setelah semua para teroris berhasil dilumpuhkan, tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) dari Zidam VI Mulawarman dengan pakaian khusus, memasuki ruangan guna menjinakkan bom yang akan diledakkan dengan mesin pengukur waktu atau timer.

Simulasi Tim Gultor ini acap kali melakukan latihan serta simulasi di berbagai tempat.

Hal ini guna meningkatkan kemampuan Tim Gultor dalam memberantas aksi terorisme yang masih mmengancam di negeri ini.

Pangdam VI Mulawarman, Mayor Jenderal TNI Beny Indra Pujihastono menyebutkan, simulasi yang digelar ini sengaja dilakukan diberbagai kesempatan, agar kemampuan para anggotanya terus teruji.

Dalam simulasi ini, ada tiga unsur yang dilibatkan, yakni Tim Gultor selaku tim pemukul.

Tim dari Zeni Kodam VI Mulawarman yang memiliki kemampuan penjinak bahan Peledak serta dari Polisi Militer yang mengatur warga sipil. (alfiantamzil)

Berita Terkait