Berita Headline Bumi Etam 

Titik api Kaltim berkurang, kabut asap makin tebal

peta-titik-api-kebakaran-hutan-sumatra-dan-kaimantan-_140918143502-626SAMARINDA, cahayakaltim.com — Kendati titik api di kawasan Kota Samarinda menurun, namun dalam sepekan ini, kondisi kabut asap di Samarinda, Kalimantan Timur, masih terus terjadi dan semakin pekat. Padahal dari pantauan citra satelit, telah terjadi penurunan jumlah titik api dalam dua hari terakhir.

Hingga Sabtu pagi, badan meteorologi dan geofisika (BMKG) Kota Samarinda mencatat ada 56 titik api yang ada di Kaltim.

Padahal dua hari sebelumnya, titik api yang tercatat mencapai 100 titik api. Meski menurun, jumlah titik api ini belum akan habis karena kemarau masih akan terus terjadi.

Dikataka Kepala BMKG Kota Samarinda, Sutrisno, belum ada indikasi penurunan kabut asap.

“Dengan menurunnya jumlah titik api atau hotspot di Kalimantan Timur saat ini, ini belum mengindikasikan untuk penurunan terus karena kondisi kemarau ini kita prediksikan puncaknya di Oktober,” jelasnya (12/9/2015).

Pantauan di lapangan, kondisi kabut asap di udara Kota Samarinda tidak mengalami penurunan.

Kabut asap di Samarinda kini sudah mencapai 200 mikrogram per meter kubik, meningkat dari beberapa hari sebelumnya yang mencapai 180 mikrogram per meter kubik.

“Kondisi kabut asap ini diprediksi akan terus meningkat, karena hampri di seluruh wilayah Kalimantan mengalami kebakaran hutan dan lahan. Kabut asap ini menyebar sesuai arah angin,” pungkasnya. (raya fatahillah)

Berita Terkait