Berita Terkini Bumi Etam 

TNI All Out Dukung Swasembada Pangan Kaltim

 

diawasi-tni-biar-lebih-serius

SAMARINDA, Cahayakaltim.com – Jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI),  khususnya Kodam VI Mulawarman melalui Komando Resor Militer (Korem) 091 Aji Surya Natakesuma (ASN) terus berupaya meningkatkan keterampilan dan kemampuan para anggotanya dalam bidang pertanian.

Hal ini menurut Komandan Korem (Danrem) 091 ASN Brigjen TNI Teguh Arief Indratmoko merupakan bentuk dukungan penuh TNI terhadap program pemerintah dalam upaya khusus (upsus) kegiatan pertanian guna mewujudkan swsembada pangan.

Komitmen jajaran TNI itu dikemukakan Danrem 091 ASN dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kasrem 091/ASN Kolonel Inf Handoko Nurseta pada Diklat Teknis Padi, Jagung dan Kedelai bagi Babinsa/Prajurit TNI Gelombang IV di Aula UPTB Bapeltan Sempaja Samarinda, Senin (27/7).

“Kami all out mendukung program pencapaian swasembada pangan Kaltim yang telah dicanangkan Gubernur Awang Faroek Ishak. Program ini diharapkan mampu berimbas pada pencapaian swasembada pangan nasional pada 2017,” katanya.

Dia menyebutkan sejak awal pencanangan pencapaian swasembada pangan untuk tiga tahun kedepan maka sudah terdapat 351 anggota TNI yang mengikuti pelatihan pertanian terdiri dari Danramil dan bintara pembina desa (Babinsa).

Pelatihan yang melibatkan para perwira di jajaran Korem 091 ASN itu telah dilaksanakan dalam empat angkatan. Masing-masing untuk angkatan pertama diikuti 68 orang, angkatan kedua 101 orang dan angkatan ketiga 106 orang serta angkatan keempat 76 orang.

Pelatihan yang dilakukan jajaran Korem 091 ASN bekerjasama dengan Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan khususnya UPTB Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) serta Dinas Pertanian Tanaman Pangan  dan Hortikultura Kaltim.

Pelatihan dilaksanakan selama tujuh hari sejak 26 Juli hingga 1 Agustus. Materi  diberikan diantaranya terkait tata kelola dan teknologi budi daya pajale (padi, jagung, kedelai) serta tahap-tahap pertumbuhan dan produksi tanaman padi.

Mereka juga akan diberikan pengetahuan tentang penerapan prinsip SRI (system of rice intensification) pada padi sawah dan seleksi benih padi, penyiapan benih serta penanaman jagung dan  kedelai, pemeliharaan dan pemupukan, pengendalian hama maupun penyakit, pola panen dan pemasaran.

Peserta juga harus mengikuti praktek lapangan meliputi pembuatan persemaian, penanaman, pupuk dan memupuk padi, pembuatan pupuk cair/organik, pembuatan pestisida alami, penyiapan lahan, penanaman serta pemeliharaan/pemupukan jagung dan kedelai maupun pengendalian hama.

Tampak hadir Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dna Hortikultura Kaltim H  Ibrahim, Kepala UPTB Bapeltan Sempaja Samarinda H Syarfiddin serta Kasi Ter Rem 091/ASN Letkol Inf Gema Refalita, Dandim 0901/Samarinda serta para Kabalak Aju Samarinda.(hms)

Berita Terkait