Berita Headline Ekobis 

Total E&P selesaikan pekerjaan Bekapai fase 2B

DSCN0620(1)JAKARTA, cahayakaltim.com  — Total E&P Indonesie (TEPI) mengumumkan bahwa pada 13 September 2015, telah diselesaikan dengan aman modifikasi terakhir pada anjungan (platform) BL di Lapangan Bekapai. Peristiwa ini menuntaskan pengerjaan Proyek Bekapai Fase 2B.

Ditambahkan, selain pencapaian di sisi keselamatan, proyek ini juga terselesaikan sesuai anggaran dan jadwal dengan kualitas sangat memuaskan. Proyek Bekapai Fase 2B dilaksanakan di Lapangan Bekapai dan Peciko.

Kedua lapangan minyak dan gas itu adalah bagian dari Blok Mahakam yang dioperasikan oleh TEPI (50% participating interest, dan bermitra dengan INPEX) di bawah supervisi SKK Migas.

Proyek ini terdiri dari dua paket pekerjaan yakni, pemasangan pipa berdiameter 12 di bawah laut sepanjang 12,6 kilometer dari anjungan BA di Lapangan Bekapai ke anjungan SWP-K di Lapangan Peciko yang selesai pada 25 Juli 2015 (lebih cepat  dari jadwal), paket modifikasi anjungan yang tuntas pada 13 September 2015 melibatkan sejumlah anjungan Multiwell Bekapai Platforms (MWP), BA, BP, BG, dan BL di Lapangan Bekapai, serta anjungan SWP-K di Lapangan Peciko.

Selama pelaksanaan tidak terjadi Lost Time of Injury/LTI (hilangnya jam kerja karena kecelakaan) dan menghabiskan lebih dari 1,5 juta jam kerja. Prestasi ini tercapai berkat kinerja dan kerjasama yang sangat baik oleh seluruh anggota tim.

Proyek pengembangan lapangan ini cukup kompleks ditambah lagi dengan jadwal kerja yang agresif dan dinamis di fasilitas produksi yang telah berumur 35 tahun.

Pada puncaknya pekerjaan ini melibatkan 570 personil, 25 kapal laut yang semuanya berbendera Indonesia yang bekerja selama 222 hari di laut.

Pekerjaan ini membutuhkan sekitar 400 ton material untuk pekerjaan modifikasi, 205 titik penyambungan (tie-in point), 27 pengangkatan kompleks di lepas laut (offshore complex liftings), dan 11 operasi simultan (SIMOPS) yang dilaksanakan pada anjungan yang tetap beroperasi. Selain itu, seluruh pekerjaan fabrikasi dilakukan di Kalimantan Timur.

Dengan proyek ini, produksi gas di Lapangan Bekapai akan naik menjadi 92 mmscfd, sementara produksi minyaknya dipertahankan di atas 10.000 bopd.

Upaya ini berkontribusi signifkan pada pencapaian produksi tahunan TEPI  sebanyak 1.7 Bscfd untuk gas dan 65 kbopd untuk likuid (minyak dan kondensat).  (adv/michael)

Berita Terkait