Advetorial Berita Terkini Sosok 

Yusran Aspar, menapak karier dari bawah

Yusran aspar 1BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.com–Sosok Yusran Aspar begitu dikenal oleh semua lapisan masyarakat di Kalimantan Timur, setelah ia menjabat sebagai Bupati pertama di Kabupaten Penajam Paser Utara pada tahun 2003 silam, setelah kabupaten itu resmi berdiri.

Ia bukan berasal dari politisi yang mengantarkannya sebagai Bupati. Melainkan bermula dari seorang birokrat di Kabupaten Paser sebagai seorang pegawai honorer PMD, pada tahun 1971 hingga tahun 1972. Kemudian ia mendapat tugas baru di Bagian Hukum Kabupaten Paser, pada tahun 1972 sampai tahun 1976.

Dan pada tahun yang sama, Ia diterima di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Provinsi Kalimantan Timur di Samarinda. Saat menjadi mahasiswa ia sudah dikenal sebagai leader.

Bahkan ia sempat menjadi Ketua Senat Mahasiswa saat duduk di tingkat III. Sebuah jabatan yang strategis bagi kalangan mahasiswa di semua perguruan tinggi. Dan pada tahun 1979 ia pun lulus dengan mendapat gelar sebagai mahasiswa berprestasi.

Selepas lulus di APDN di Samarinda, ia pun pulang kampung ke Grogot dan melanjutkan tugasnya sebagai Abdi Negara yaitu Pegawai Negeri Sipil.

Tugas awal sebagai Pemeriksa Pembangunan pada Inspektorat Wilayah Kabupaten Paser dari tahun 1980 hingga tahun 1984. Kemudian ia menjabat sebagai Kasubag Ketertiban Umum dari tahun 1984 hingga tahun 1988.

Selepas menjabat sebagai Kasubag Ketertiban Umum, pada tahun yang sama Ia mendapat jabatan baru sebagai Camat Batu Sopang. Jabatan ini ia emban hingga tahun 1990. Kemudian di tahun yang sama Ia kembali menjabat sebagai Camat di Muara Koman dari tahun 1990 hingga tahun 1993.

Setelah menjabat sebagai camat, ia dipromosikan sebagai Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana dari tahun 1993 hingga tahun 1999 dan menjadi Seketaris Bappeda selama satu tahun hingga tahun 2000. Setelah itu ia dipercaya untuk duduk sebagai Ketua Bappeda Kabupaten Paser hingga tahun 2002.

Pendidikan yang dienyam rupanya bukan hanya sebatas di APDN saja, namun disela-sela waktunya sebagai PNS ia juga sempat menempuh pendidikan S1 di Institut Ilmu Pemerintah (IIP) Jakarta dan menyelesaikan program pasca sarjananya di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur.

Saat gencarnya pemekaran wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan ditetapkannya sebagai kabupaten baru, Ia mendapat jabatan fantastis sebagai bupati dan merupakan bupati pertama Kabupaten Penajam Paser Utara.

Setelah berakhir masa jabatannya sebagai bupati, ia terpilih sebagai anggota Komisi IV DPR RI periode 2009 – 2014. Saat itu ia berasal dari Partai Demokrat dengan perolehan 45.176 suara pada Pemilu 2009 kala itu.

Sebelum mengakhiri masa jabatannya sebagai anggota parlemen di Senayan. Tahun 2013 silam, ia mencalonkan diri sebagai Bupati Penajam Paser Utara berpasangan dengan Mustaqim dan memperoleh suara terbanyak. Ini merupakan jabatan ke dua kalinya sebagai Bupati Penajam Paser Utara.(adv/alfian tamzil).

Berita Terkait